COVID-19

Darurat Corona Virus Disease

Sebelum Mendapat Giliran Vaksinasi, Pahami Efek Samping Vaksin Virus Corona

Ilustrasi vaksin Covid-19 (SHUTTERSTOCK/solarseven)

JAKARTA – Program vaksinasi virus corona sudah dimulai di sejumlah negara seperti Inggris dan Amerika Serikat. Presiden Jokowi menyebut vaksinasi vaksin corona di Indonesia akan mulai tahun 2021. Sebelum mendapat giliran vaksinasi, pahami efek samping vaksin virus corona.

Vaksin virus corona sudah ditemukan dan mulai diedarkan ke seluruh dunia. Tentunya, hal ini menjadi harapan baru untuk mengakhiri pandemi ini.

Di sisi lain, temuan vaksin virus corona ini membawa keprihatinan tersendiri. Pasalnya, pengembangan vaksin virus corona ini tergolong cepat sehingga banyak orang yang khawatir akan efek sampingnya.

Melansir data Celveland Clinic, sudah ada dua jenis vaksin virus corona yang telah mendapat lampu hijau untuk didistribusikan, yakni vaksin virus corona dari Pfizer dan Moderna mRNA. Vaksin Covid-19 dari Pfizer dikembangkan oleh BioNTech dan Pfizer Inc, sedangkan vaksin Moderna mRNA dikembangkan oleh moderna.

Kedua jenis vaksin virus corona tersebut diklaim memiliki efektivitas sebesar 95 persen selama uji coba. Sebenarnya, belum ada vaksin virus corona yang sepenuhnya disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk dijual ke rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan.

Akan tetapi, dua jenis vaksin virus corona tersebut disetujui untuk izin penggunaan darurat. Dengan demikian, vaksin virus corona yang telah diedarkan itu masih akan ters diuji coba untuk membuktikan kemanan dan efektivitasnya.

Efek samping umum dari vaksin virus corona dari Pfizer dan Moderna mRNA, antara lain: nyeri, kemerahan, dan bengkak di lokasi suntikan kelelahan sakit kepala nyeri otot dan persendian demam ringan dan menggigil.

Sebenarnya, setiap vaksin pasti memiliki efek samping. Namun, manfaat vaksin lebih besar daripada efek sampingnya. Efek samping yang terjadi juga menunjukan indikasi bahwa vaksin sedang melakukan tugasnya untuk membantu tubuh mengembangkan kekebalan terhadap virus.

Jadi, masyarakat tak perlu khawatir akan vaksin virus corona. “Banyak orang menghindari vaksin karena takut efek sampingnya. Padahal, manfaat vaksin lebih besar daripada efek sampingnya," kata Dr. H. Dirk Sostman, presiden Academic Institute di Houston Methodist.

Semua vaksin virus corona juga telah diuji ketat secara klinis, dan ditinjau secara menyeluruh oleh FDA, CDC, serta lembaga kesehatan terpecaya dan independen. "Setiap kemungkinan adanya efek samping vaksin Covid-19 akan dinformasikan denganjelas ke publik," tambah Sostman.

Spesialis perawatan klinis dari Cleveland Clinic, Rachel Scheraga, mengatakan, hingga saat ini belum ada efek samping lain yang ditemukan mengenai vaksin virus corona yang beredar. Efek samping vaksin virus corona yang terjadi masih sama seperti vaksin-vaksin pada umumnya. "Namun, ini masih proses awal dan masih akan trus dilakukan pengujian," ucap Scheraga.

Bisakah vaksin tersebut memicu infeksi Covid-19?

Selain itu, banyak orang yang juga menkhawatirkan efek samping vaksin virus corona ini bisa memicu reaksi infeksi. Menurut Scheraga, vaksin virus corona yang sudah disetujui peredarannya itu tidak akan memicu penularan Covid-19. "Setelah vaksinasi, sistem kekebalan tubuh bisa melawannya dengan cepat. Jadi, tidak akan memicu infeksi," ucap dia.

Jadi, kekhawatiran akan efek samping vaksin virus corona tersebut tak perlu dirisaukan oleh masyarakat. Vaksin virus corona yang sudah diedarkan itu telah melalui banyak eksperimen. "Vaksin yang sudah ada itu telah teruji keamanan dan efektivitasnya. Jadi, tak perlu kahwatir lagi," tambah Scheraga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksin Covid-19 Sudah Diedarkan, Pahami Efek Sampingnya"

PMB ONLINE

Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Sekarang

INFORMASI PMB

PENDAFTARAN

Seputar COVID-19

Alamat Kami

Jl. Pakuan, Tegallega. Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jawa Barat 16143

  • dummy+62 251 8312 206

  • dummy+62 251 8356 927

  • dummy rektorat@unpak.ac.id

Internal Link

Lokasi Kampus